Senaya
Home Puisi Puisi Bali Lukisan

SERANGGA


Arthropoda adalah hewan invertebrate (hewan yang tidak memiliki tulang belakang) yang memiliki tubuh bagian luar yang keras, dan kaki yang memiliki sendi, bukan tentakel yang fleksibel. Serangga adalah kelompok terbesar dari arthopoda dan merupakan hewan terbanyak di Bumi. Lebih dari satu juta spesies serangga telah ditemukan. Serangga dewasa umumnya memiliki tiga bagian tubuh: kepala, dada (thorax) dan perut (abdomen). Kepalanya memiliki antena atau organ perasa, mata yang besar, dan bagian mulut; di dada terdapat sayap (biasanya empat) dan enam kaki; dalam perut terdapat alat pencernaan dan alat reproduksi. Serangga tinggal di semua habitat darat dan air tawar, dari daerah kutub dan gunung es beku sampai padang rumput, gurun pasir, sungai dan danau yang dalam. Namun, tidak ada serangga yang hidup di laut.
Hampir semua serangga menetas dari telur induk betinanya. Hanya sedikit induk serangga, seperti cocopet, yang peduli terhadap telur atau anaknya. Beberapa serangga seperti belalang dan capung, bentuk mudanya nimfa mirip dengan induknya meskipun lebih kecil dan tanpa sayap. Nimfa perlahan-lahan berkembang menjadi dewasa dengan berganti kulit (melepaskan kulit bagian luar yang keras) secara teratur. Karena tubuhnya hanya mengalami sedikit perubahan, hewan ini mengalami metamorphosis tidak sempurna. Serangga lain, seperti kupu-kupu, ngengat, kumbang, lebah, tabuhan dan semut mengalami perbahan bentuk tubuh yang lebih besar dan mengalami metamorphosis yang sempurna.

Fakta Tentang Serangga
  • Beberapa jangkrik tanah dan kecoa memiliki antenna (perasa) yang panjangnya sepuluh kali panjang tubuhnya, saat mereka tidak dapat melihat dalam kegelapan di bawah tanah, mereka harus mendeteksi lingkungan sekitar dengan antenanya.
  • Sekitar tiga dari sepuluh spesies serangga adalah kumbang.
  • Sebagian besar serangga memiliki hidup yang pendek, sekitar beberapa bulan, tetapi ada beberapa yang mampu bertahan hidup selama beberapa tahun. Tonggeret berkala adalah sejenis kutu. Hewan ini, ketika masih kecil atau dalam bentuk nimfa hidup di dalam tanah, makan akar-akaran dan potongan tanaman lainnya, hingga selama tujuh belas tahun.
  • Tonggeret juga merupakan hewan yang paling berisik, dan dilihat dari ukurannya yang kecil, tonggeret menghasilkan bunyi paling keras di antara semua hewan. Hanya tonggeret jantan yang ‘bersuara’. Mereka menggetarkan lubang-lubang penutup tubuhnya yang tipis dan fleksibel seperti kulit gendering, pada kedua sisi perutnya.
  • Serangga terbesar adalah kumbang bunga, dengan panjang 20 cm, dan berat lebih dari 100 gram.
  • Seekor ulat dapat berkembang 100 kali lebih berat dalam waktu 2 minggu, yang merupakan salah satu hewan yang paling cepat pertumbuhannya.
  • Banyak spesies kumbang memiliki larva (uret) yang disebut ‘cacing’ karena bentuknya yang panjang, tidak berkaki dan menggeliat. Di antaranya cacing makanan dan cacing kayu.
  • Cacing bersinar adalah kumbang dewasa yang bercahaya di kegelapan untuk menarik lawan jenisnya.
  • Beberapa jenis serangga hidup di air ketika masih muda, seperti nimfa capung, capung jarum, trichoptera, dan capung ramping.

    Cepat dan Ganas
    Capung adalah serangga yang paling besar, cepat dan ganas diantara serangga. Mereka menangkap serangga yang lebih kecil, seperti agas, di udara, dengan menggunakan kakinya yang menjuntai seperti sekop atau keranjang, kemudian membawa mangsanya ke tempat bertengger yang dia senangi kemudian memakannya. Setiap capung memiliki daerah atau teritorialnya sendiri yang biasanya merupakan wilayah air, seperti kolam atau sungai kecil. Dia mengusir capung lain yang datang mendekat dan mengejar mereka sampai keluar dari daerahnya.
  • Capung memiliki empat sayap dan berburu dengan menggunakan matanya yang besar, lebih besar daripada serangga lain.

    Kota Serangga
    Rayap kadang-kadang disebut ‘semut putih’, tetapi rayap merupakan kelompok serangga tersendiri – isopteran – dengan 2.800 spesies yang pada umumnya hidup di daerah tropis. Mereka membangun gundukan tanah raksasa dari lumpur keras, sebagai sarang jauh ke dalam yang dapat menampung lebih dari 5 juta rayap. Makanan utama mereka adalah potongan-potongan kayu, tanaman dan bahan-bahan yang membusuk.
  • Gundukan rayap membuat penghuninya tetap dalam keadaan dingin, gelap, lembab dan terlindung.

    Mata Serangga
    Hampir semua dari 2.000 jenis belalang sembah (mantidea) adalah pemburu yang ganas. Mereka menangkap mangsanya dengan kaki depan, yang ujungnya terlipat seperti gunting tajam. Sebuah mata serangga tersusun dari beberapa bagian terpisah, yang disebut omatidium, masing-masing omatidium berfungsi untuk mendeteksi bagian-bagian kecil dari lingkungan sekitarnya. Mantidea memiliki mata sangat besar, masing-maisng terdiri dari 20.000 omatidium. Sayap mantidea terlipat di sepanjang punggungnya, siap untuk menangkap musuh-musuhnya dengan sangat cepat.
  • Belalang sembah betina melahap (memangsa) pejantannya langsung setelah mereka kawin.

    Serangga Pengganggu
    Nyamuk, sejenis lalat, mempunyai bagian mulut yang berbentuk seperti jarum untuk menusuk kulit manusia dan menghisap darah. Gigitan ini menyebabkan bintik di kulit dan gatal serta kadang-kadang menyebarkan penyakit berbahaya seperti malaria, yang dapat berakibat fatal. Kutu mempunyai kaki belakang yang besar untuk melompat, tidak mempunyai sayap dan juga menghisap darah dengan cara yang sama dengan nyamuk. Beberapa jenis lalat, kecoa dan serangga sejenis mencari makanan di tempat yang kotor dan busuk serta membawa kuman di tubuh, kaki, dan bagian mulutnya.
  • Nyamuk betina sepanjang 2 cm menghisap darah hewan dan manusia

    Pelompat Luar Biasa
    Sebagian besar belalang dan belalang kembara serta beberapa jenis jangkrik, memakan tumbuhan. Mereka semua memiliki dua sayap seperti kulit kecil, seperti kepakan, dan dua sayap lebar untuk terbang. Mereka juga dapat melompat dengan jarak yang jauh menggunakan kaki belakangnya yang panjang dan kuat. Belalang jantan ‘menyanyi’ dengan menggosok kaki belakangnya pada tulang sayapnya (tabung kuat yang menyokong sayap), yang memiliki barisan ‘gigi’ seperti sisir kecil.
  • Belalang semak hijau besar juga disebut katitidae. Sebagian besar spesies peniru (meniru bentuk) daun atau kulit kayu.

    Metamorfosis Sempurna
    Telur kupu-kupu menetas menjadi makhluk kecil, menggeliat, yang disebut larva atau ulat. Larva muda memakan makanan dalam jumlah sangat besar dan melepaskan kulitnya beberapa kali ketika mereka tumbuh. Mereka membuat kulit keras dan menjadi pupa tidak aktif, atau krisalis (kepompong). Setelah beberapa waktu, kulit pupa pecah dan muncullah serangga dewasa. Sebagian besar ulat makan daun, sedangkan kupu-kupu menghisap sari bunga.
  • Kupu-kupu betina biasanya meletakkan telurnya yang kecil di bawah dedaunan kemudian ulat menetas dari telur dan memakan daun – ulat menjadi pupa – kantung pula pecah terbuka dan kupu-kupu dewasa muncul

    Metamorfosis Tidak Sempurna
    Nimfa plecoptera hidup di aliran air yang deras. Mereka memiliki tubuh yang lebar dan rendah serta kaki kuat dengan kuku tajam untuk berpegangan pada bebatuan licin di aliran air yang deras. Mereka tumbuh selama dua sampai tiga tahun, kemudian muncul dan melepaskan kulitnya untuk menjadi plecoptera dewasa. Plecoptera dewasa terlihat seperti capung kecil dan bertubuh pendek. Mereka terbang, makan, dan hidup hanya selama satua sampai dua minggu, untuk berkembang biak.
  • Nimfa plecoptera dewasa jarang terbang. Bahkan mereka bergerak dengan lambat di antara dasar bebatuan dan kerikil.

    Sayap Yang Keras
    Kumbang memiliki empat sayap, tetapi dua sayap terdepan, yang disebut elytra, adalah sayap yang kuat dan keras. Sayap elytra ini biasanya terletak di atas punggung kumbang yang menutupi dan melindungi sayap halus, yang lebih keras dan terlipat dibawahnya yang digunakan untuk terbang. Kumbang air memburu berudu, cacing, dan ikan kecil di dalam kolam sungai. Kumbang air harus sering naik ke atas untuk menambah cadangan udaranya yang disimpan dalam bentuk gelembung udara kecil di bawah elitranya.
  • Kumbang air dapat terbang ke kolam yang lain bila kolam yang ditempatinya mengering.

    Hemiptera dan Homoptera
    Lebih dari 80.000 spesies serangga dikenal sebagai hemiptera. Sebagian besar hemiptera mempunyai empat sayap dan mulut kecil serta panjang berbentuk seperti jarum untuk menusuk mangsa dan menyerap makanan berupa cairan. Peselancar kolam dan meluncur di atas air untuk menangkap mangsa dan menenggelamkannya.
    Kutu daun atau aphid (kutu hijau, dan kutu hitam), tonggeret dan wereng menghisap getah tanaman; kutu busuk menghisap darah manusia; dan kutu bertameng memiliki tubuh seperti tameng, yang bisanya berwarna terang. Semuanya termasuk homoptera.
  • Peselancar kolam meluncur melintasi air, siap untuk menyergap mangsanya, yang biasanya adalah hewan yang terjebak di permukaan air dengan kaki depannya sebelum menghisap cairannya.

    Penyerbukan
    Lebah memiliki peran penting dalam reproduksi tanaman. Ketika mereka hinggap di atas bunga-bunga yang berwarna-warni untuk mengumpulkan sari bunga yang manis dan butir serbuk sari sebagai makanannya, beberapa serbuk sari menempel pada kaki lebah dan akan tertinggal saat lebah itu hinggap di bunga yang lain. Proses ini disebut penyerbukan, dan beginilah serbuk sari berpindah dari satu bunga ke bunga yang lain sehingga bunga dapat menghasilkan biji. Serangga lain, seperti lalat dan kumbang, membantu penyerbukan bunga dengan cara yang sama.
  • Lebah madu dapat hinggap di 500 bunga dalam satu hari. Lebah madu betina membawa serbuk sari dalam kantung seperti keranjang yang terletak di kaki belakangnya.

    Dipetik langsung dari buku Ensiklopedia Sains Seri Pustaka Hewan Liar.

    Warta Online

  • Bali Post
  • Denpost
  • Nusa Post
  • Kompas
  • Jawa Post
  • Suara Merdeka
  • Majalah Online

  • Majalah Gadis
  • Majalah Femina
  • Tabloid Nova
  • Tempo


  • Tentang saya


    Religi

    Pura Kahyangan Jagat dan Sad Kahyangan
    Sejarah Pura Besakih
    Pura Padharman
    Pura Dadya di Pura Besakih
    Mantra Pemangku
    Doa Sehari-hari
    Sikap Sembahyang
    Kodifikasi Weda
    Padewasan
    Rerainan Bali
    Sanggah Kamulan
    Dharmagita
    Atiwa-tiwa
    Watak Kelahiran
    Materi Hindu SD
    Materi Kls.III
    Materi Kls.IV
    Materi Kls.V

    Bahasa Bali

    Aksara
    Kruna
    Lengkara
    Paribasa Bali
    Indik Pangater
    Indik Seselan
    Indik Pangiring
    Indik Anusuara
    Satua Bali
    Sang Muun Lan Sang Lanjana
    Siap Sangkur Maluh Emas
    Anting Gunung

    Sastra

    Kiat Menulis Cerpen
    Puisi Anak
    Contoh Pidato Perpisahan

    Kesehatan

    Jenis Narkoba
    Ciri Pecandu
    Cegah Narkoba
    .: P 3 K :.
    Berat dan Kalori
    Masa Subur
    Tanaman Obat
    Sakit Perut?

    Sains

    Penemu
    Kenapa Terjadi Petir?
    Tempat Terpanas Di Bumi
    70 Pertanyaan Seputar Tubuh Manusia
    Dunia Hewan
    Mamalia
    Burung
    Reptilia
    Amfibi
    Ikan
    Serangga
    Berkaki Delapan
    Hewan Bercangkang
    Moluska dan Cacing

    Umum

    Tahukah Kamu?
    Ibukota Negara² Asia
    Ibukota Negara² Afrika
    Ibukota Negara² Eropa
    Ibukota Negara² Amerika & Oceania
    Matauang Negara² di Dunia
    Tanggap G.Meletus
    Tanggap Gempa
    Tanggap Tsunami
    Tgl Peringatan
    Kodepost bali
    Permainan
    Arsip
    .:: Silabus ::. .:: RPP ::. .:: Format Admin Guru ::. sayadi Google+ Copyright © 2013 E.Senaya.